TRENMEDIA.BIZ.ID - JAKARTA – Percepatan digitalisasi dan otomatisasi di sektor industri diprediksi tidak hanya membawa perubahan, tetapi juga menciptakan peluang besar. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat potensi ini sebagai pendorong terciptanya lapangan kerja baru yang signifikan, bahkan berlipat ganda.
Perubahan struktur ketenagakerjaan di industri memang tak terhindarkan seiring dengan perkembangan teknologi digital dan otomatisasi. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin.
Teknologi otomatisasi diproyeksikan akan menggantikan pekerjaan yang bersifat repetitif atau berulang. Namun, di sisi lain, kemajuan ini juga akan memunculkan jenis pekerjaan baru yang menuntut kompetensi lebih tinggi.
"Di sisi lain dengan digitalisasi atau dengan otomasi ini justru akan menciptakan dua kali lapangan pekerjaan baru," ujar Andi Rizaldi dalam acara Indonesia Technology and Innovation (INTI) 2026 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan proyeksi yang dipaparkan, digitalisasi dan otomatisasi berpotensi menghilangkan sekitar 90 juta lapangan pekerjaan. Namun, angka ini diimbangi dengan prediksi penciptaan lapangan kerja baru yang diperkirakan mencapai dua kali lipat dari jumlah yang terdampak.
Menyikapi pergeseran ini, pemerintah tidak ingin transformasi digital hanya direspons dengan pengurangan tenaga kerja. Kemenperin secara aktif mendorong program peningkatan dan perubahan kompetensi pekerja melalui pelatihan reskilling dan upskilling.
Pemerintah menekankan bahwa digitalisasi seharusnya tidak dimaknai sebagai penggantian manusia oleh mesin. Sebaliknya, ini adalah perubahan cara kerja yang membutuhkan adaptasi dan pengembangan kompetensi baru bagi para pekerja.
"Jadi bukan berarti dengan digitalisasi ini kita mem-PHK-kan orang, tapi kita coba memberikan reskilling dan upskilling," terang Andi Rizaldi.
Dikutip dari investortrust.id, Kemenperin bertekad memastikan tenaga kerja siap menghadapi era industri 4.0 melalui peningkatan kapasitas.
