• TRENMEDIA.BIZ.ID - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), kini membuka pintu lebar bagi talenta muda bangsa untuk menembus pasar kerja internasional. Pendaftaran tahap pertama untuk Program Asta Mandala SMK Go Global telah dibuka, memberikan kesempatan emas bagi ratusan ribu calon pekerja migran Indonesia (CPMI) untuk meningkatkan kapasitas diri.

Program yang digagas ini merupakan wujud nyata dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, sekaligus membuka lebih luas akses peluang kerja ke berbagai negara tujuan.

"Melalui program Asta Mandala SMK Go Global, pemerintah menargetkan 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Target tersebut mencakup 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta dari masyarakat umum," demikian disampaikan oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, di Jakarta pada Selasa (11/8/2026), sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis.

Lebih dari sekadar angka kuantitas, target 500.000 CPMI ini mencerminkan sebuah strategi besar pemerintah. Tujuannya adalah membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang terintegrasi langsung dengan kebutuhan pasar di luar negeri.

Pergeseran paradigma penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi fokus utama. Pemerintah ingin bertransformasi dari sekadar memfasilitasi pencari kerja menjadi pencetak tenaga ahli yang memiliki daya saing tinggi di kancah global.

Program pelatihan ini dirancang secara cermat dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja di negara tujuan. Peserta tidak hanya akan dibekali keterampilan teknis yang relevan, tetapi juga penguasaan bahasa asing.

Selain itu, pemahaman mendalam mengenai budaya lokal, disiplin kerja yang tinggi, serta wawasan hukum terkait hak dan kewajiban sebagai pekerja migran juga menjadi bagian integral dari kurikulum pelatihan.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) telah melakukan pemetaan sektor-sektor prioritas yang menjadi target penempatan PMI, sejalan dengan kebutuhan negara tujuan.

Periode pendaftaran program ini terbilang singkat, hanya berlangsung selama lima hari, dimulai pada Rabu (12/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026). Bagi masyarakat yang memiliki minat dan memenuhi kualifikasi, informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi KP2MI.