- TRENMEDIA.BIZ.ID -
Shila at Sawangan, sebuah kawasan hunian yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis antara Vasanta Group dan MCUDI, kini memasuki fase akhir pengembangannya. Klaster Riverie menjadi proyek penutup dari rangkaian pengembangan kawasan seluas 130 hektare ini, dengan rencana serah terima unit kepada konsumen yang dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026.
Klaster Riverie dikembangkan dengan mengusung konsep "Affordable Luxury", sebuah tawaran menarik yang memadukan desain modern, pemanfaatan ruang yang efisien, serta kelengkapan fasilitas pendukung yang ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat. Konsep ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian yang berkualitas tanpa membebani secara finansial.
Presiden Direktur Shila at Sawangan, Mario Susanto, menjelaskan bahwa klaster ini menghadirkan dua pilihan tipe hunian, yaitu tipe M5 dan M6. Tipe M5 menawarkan luas lahan 5x10 meter dengan bangunan dua lantai yang mencakup dua kamar tidur, dua kamar mandi, serta satu unit carport, dirancang dengan high ceiling living room dan arsitektur split-level untuk memberikan kesan ruang yang lebih lapang dan nyaman.
Sementara itu, tipe M6 yang merupakan hunian satu lantai telah berhasil terjual habis, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap produk yang ditawarkan. Keberhasilan penjualan ini mengindikasikan penerimaan pasar yang positif terhadap konsep yang diusung oleh pengembang.
Fasilitas penunjang di Klaster Riverie juga dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya, meliputi area BBQ Pit untuk kegiatan sosial, taman bermain anak yang aman, serta jogging track yang membentang di sepanjang area creek alami, menciptakan lingkungan yang asri dan rekreatif.
Presiden Direktur MCUDI, Hideaki Nakajima, menekankan bahwa serah terima unit di Klaster Riverie menandai sebuah tonggak pencapaian penting dalam kemitraan antara MCUDI dan Vasanta Group. Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari sinergi yang kuat antara kedua pengembang.
"Serah terima Riverie merupakan hasil dari kolaborasi yang dibangun atas visi yang sama yaitu untuk mengembangkan kawasan hunian yang memiliki nilai jangka panjang," ujar Hideaki Nakajima dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2026). Pernyataannya tersebut menggarisbawahi komitmen jangka panjang kedua perusahaan dalam pengembangan properti.
Shila at Sawangan sendiri dibangun di atas lahan seluas 130 hektare, di mana sekitar 26 hektare dialokasikan untuk area danau dan anak danau, serta 55% dari total luas pengembangan diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau, menciptakan lingkungan hidup yang seimbang antara hunian dan alam.
