TRENMEDIA.BIZ.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) akan segera meluncurkan program strategis untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat. Sebanyak 114 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap diaktifkan pekan depan, sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, dengan fokus utama di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Keberadaan dapur-dapur ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan bahwa seluruh dapur yang dimaksud telah dinyatakan siap untuk beroperasi. Proses aktivasi ini menjadi prioritas utama di daerah-daerah yang memiliki tantangan kesehatan gizi serius.
"Di minggu depan kami ingin merilis, akan mengaktivasi kira-kira lebih dari 100 titik yang tersebar di Papua, di NTT, Maluku, Maluku Utara," ujar Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Prioritas utama penempatan dapur MBG adalah wilayah yang tercatat memiliki angka stunting tinggi dan sangat tinggi. Selain itu, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) juga menjadi sasaran utama dalam distribusi program ini.
Pemerintah melalui BGN berkomitmen untuk memastikan akses makanan bergizi yang merata, terutama bagi kelompok rentan. Program MBG ini merupakan salah satu wujud nyata upaya tersebut.
"Kepala BGN Sudaryono mengatakan bahwa dapur-dapur tersebut telah siap beroperasi," demikian disebutkan dalam pemberitaan.
"Aktivasi dilakukan memprioritaskan wilayah yang memiliki angka stunting tinggi dan sangat tinggi serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)," tambah narasi pemberitaan.
"Di minggu depan kami ingin merilis, akan mengaktivasi kira-kira lebih dari 100 titik yang tersebar di Papua, di NTT, Maluku, Maluku Utara," kata Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
