- TRENMEDIA.BIZ.ID - JAKARTA – Platform pesan instan WhatsApp secara resmi memperkenalkan Meta Business Agent, sebuah solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk memungkinkan bisnis memberikan layanan pelanggan tanpa henti, sepanjang waktu, langsung melalui percakapan di aplikasi.
Langkah inovatif ini diambil sebagai respons langsung terhadap tingginya tingkat aktivitas masyarakat Indonesia dalam menjalin komunikasi dengan pelaku usaha melalui fitur chat. Data internal menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia, mencapai 71%, rutin mengirim pesan ke akun bisnis setiap harinya.
Tidak hanya itu, temuan lain mengungkapkan bahwa 83% responden menilai bahwa kehadiran teknologi AI secara signifikan membantu mereka dalam memperoleh respons yang lebih cepat dan efisien. Angka-angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling dinamis dalam ekosistem ekonomi berbasis percakapan global.
Meta melihat tren ini sebagai cerminan pergeseran fundamental dalam perilaku konsumen modern. Percakapan melalui chat kini telah berevolusi menjadi kanal utama, tidak hanya untuk layanan pelanggan, tetapi juga untuk memfasilitasi transaksi hingga tahapan pengambilan keputusan pembelian produk atau jasa.
"Secara global, lebih dari 1 juta bisnis telah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp dan Messenger setiap minggunya. Di Indonesia, WhatsApp bukan sekadar aplikasi perpesanan, melainkan tempat masyarakat memesan makanan, merencanakan perjalanan, dan terhubung dengan bisnis yang mereka percayai," ujar Sandhya Devanathan, Vice President India & Southeast Asia Meta.
Beliau menambahkan bahwa kehadiran agen AI ini akan membuat setiap interaksi menjadi lebih sigap, personal, dan tentu saja, tersedia kapan pun dibutuhkan oleh pelanggan. Khusus bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Meta Business Agent dapat diaktifkan dengan mudah langsung dari aplikasi WhatsApp Business.
"Teknologi ini memungkinkan bisnis mengotomatisasi respons pelanggan, memberikan rekomendasi produk, hingga membantu proses penjualan secara real-time," lanjut Sandhya Devanathan.
Sejumlah pelaku usaha di Tanah Air telah merasakan manfaat nyata dari implementasi teknologi ini. Agensi digital Mastung melaporkan adanya kenaikan penjualan yang impresif sebesar 65,4% setelah mengadopsi agen AI untuk melayani pelanggan di luar jam operasional normal mereka.
Sementara itu, brand kecantikan Queensi berhasil meningkatkan kapasitas penanganan percakapan pelanggan hingga 250% tanpa mengalami penurunan kualitas layanan maupun tingkat konversi penjualan. Hal ini menegaskan efisiensi operasional yang signifikan berkat pemanfaatan AI dalam layanan pelanggan.
