TRENMEDIA.BIZ.ID - Harga aset kripto XRP kembali menunjukkan tren pelemahan yang signifikan, kali ini menembus angka psikologis penting sebesar US$1. Penurunan ini menandai pertama kalinya nilai XRP jatuh di bawah level tersebut sejak November 2024.

Pergerakan harga ini melanjutkan tren koreksi yang telah berlangsung sejak XRP mencapai titik tertingginya pada tahun 2025. Investor kini menyoroti potensi penurunan lebih lanjut yang mungkin terjadi.

Kondisi pasar yang bergejolak menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga XRP. Ketidakpastian global dan sentimen pasar kripto secara umum turut berkontribusi pada tekanan jual yang meningkat.

Para analis pasar tengah mencermati perkembangan terkini untuk memprediksi arah pergerakan XRP selanjutnya. Laporan terbaru menunjukkan adanya kekhawatiran bahwa level US$1 bukanlah titik terendah dalam koreksi ini.

"Harga XRP kembali menghadapi tekanan setelah turun ke bawah US$1 untuk kali pertama sejak November 2024," demikian disampaikan dalam laporan analisis pasar.

Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa fase koreksi ini dipicu oleh berbagai dinamika pasar yang kompleks. Penjualan yang masif dari investor besar juga turut memperparah penurunan tersebut.

"Hal ini memperpanjang tren pelemahan yang telah berlangsung sejak aset kripto tersebut meninggalkan puncaknya pada 2025," lanjut analisis tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai prospek jangka pendek XRP. Para pemegang aset kripto ini tengah mencari petunjuk mengenai kapan tren pelemahan akan berakhir.

Dikutip dari analisis pasar, "Prospek XRP saat ini masih terlihat suram, dengan potensi penurunan lebih lanjut sebelum menemukan dasar yang kuat."