TRENMEDIA.BIZ.ID - Pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program inovatif. Salah satu inisiatif terbaru yang diluncurkan adalah Program Magang Nasional, yang dikenal juga sebagai MagangHub.

Program ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan emas bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mereka. Para pelaku UMKM dapat merekrut tenaga kerja potensial tanpa perlu khawatir mengenai beban biaya operasional gaji.

Pasalnya, seluruh biaya gaji peserta magang selama periode enam bulan sepenuhnya akan ditanggung oleh anggaran negara. Hal ini menjadi stimulus signifikan bagi UMKM untuk berkembang lebih pesat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, optimis bahwa kehadiran peserta magang yang terampil ke dalam ekosistem UMKM akan mengakselerasi pertumbuhan bisnis. "Pemerintah mendorong magang bersama. UMKM bisa memanfaatkan fasilitas ini, tentu nanti dipilih UMKM yang sesuai. Dari situ kita dorong pekerja yang selama enam bulan nanti digaji oleh pemerintah," ujar Airlangga.

Beliau menambahkan bahwa kualitas peserta magang tidak perlu diragukan lagi. Hal ini dikarenakan mereka telah melalui proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif.

"Harapan saya ini bisa mengakselerasi UMKM, karena peserta magang sudah lulus seleksi ketat. Rata-rata dari tujuh pendaftar, hanya satu yang diterima. Rata-rata Indeks Prestasi (IP) mereka tinggi-tinggi, berkisar antara 3,6 hingga 3,9," jelas Airlangga.

Program Magang Nasional ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjembatani kebutuhan industri dengan potensi angkatan kerja muda. Peluncuran resmi MagangHub Angkatan II Batch I telah dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Acara kick-off tersebut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pada batch pertama ini, tercatat sebanyak 46.160 peserta berhasil lolos seleksi dari total 732.483 pendaftar.

Angka tersebut merupakan langkah awal menuju pencapaian target 150 ribu peserta Magang Nasional sepanjang tahun 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya pembekalan bagi para peserta.