TRENMEDIA.BIZ.ID - Sebuah kisah inspiratif datang dari dunia pendidikan kedinasan Indonesia. Mohamad Toriq Anwar, seorang pemuda asal Banyumas, berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.

Toriq mencatatkan namanya sebagai salah satu lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026. Pencapaian ini diraihnya setelah melewati masa pendidikan yang disiplin dan penuh perjuangan.

Dikutip dari sumber berita terkait, keberhasilan Toriq ini menjadi sorotan saat pelantikan Pamong Praja Muda. Ia menjadi satu dari tiga lulusan terbaik yang menerima penghargaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Penyematan tanda pangkat oleh Kepala Negara tersebut menjadi momen puncak bagi Toriq. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta kerja keras yang ia tunjukkan selama menempuh pendidikan di IPDN.

Latar belakang keluarga Toriq sangat jauh dari kemewahan. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang tumbuh besar dalam keluarga sederhana di Banyumas.

Keseharian orang tuanya dihabiskan dengan bekerja sebagai petani dan peternak bebek. Mereka juga harus berkeliling menjajakan telur bebek ke berbagai warung di sekitar kediaman mereka untuk menyambung hidup.

"Keberhasilan ini adalah hasil dari ketekunan dan kerja keras yang tidak pernah putus, meski harus berjuang dari keluarga petani yang sederhana," ujar Mohamad Toriq Anwar.

Tak hanya orang tuanya, dukungan keluarga juga datang dari sang kakak. Kakak Toriq saat ini bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik kayu yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Perjalanan hidup Toriq memberikan pesan moral yang kuat bagi generasi muda di Indonesia. Bahwa dengan tekad yang kuat, cita-cita tinggi dapat diraih meski berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas.