TRENMEDIA.BIZ.ID - Pasar modal Indonesia mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah investor, dengan total mencapai 30,27 juta Single Investor Identification (SID) hingga Agustus 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap instrumen investasi.
Secara spesifik, jumlah investor saham telah menembus angka 10 juta SID. Hal ini mengindikasikan bahwa saham menjadi pilihan investasi yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Pertumbuhan ini menjadi indikator positif bagi perkembangan pasar modal di tanah air. Semakin banyaknya investor, terutama yang berinvestasi pada saham, menunjukkan adanya kepercayaan yang meningkat terhadap potensi keuntungan.
Untuk dapat berpartisipasi dalam pasar modal, calon investor perlu memiliki rekening efek. Rekening ini merupakan syarat utama untuk dapat melakukan transaksi jual beli saham dan instrumen pasar modal lainnya.
Proses pembukaan rekening efek kini semakin dipermudah. Calon investor dapat melakukannya melalui berbagai perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Jumlah investor pasar modal Indonesia menembus 30,27 juta SID hingga Agustus 2026," demikian informasi yang tercatat.
"Investor saham juga telah melampaui 10 juta SID," tambahnya, menggarisbawahi dominasi instrumen saham dalam pertumbuhan ini.
Informasi ini dilansir dari sumber berita yang mengutip data terkini mengenai perkembangan investor di pasar modal Indonesia.
Dikutip dari sumber berita, pembukaan rekening efek umumnya memerlukan dokumen identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
