TRENMEDIA.BIZ.ID - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) secara konsisten menunjukkan performa keuangan yang stabil. Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) atau kredit macet berhasil ditekan hingga berada di bawah ambang batas aman yang ditetapkan.
Kinerja positif ini tercatat hingga periode Juni 2026. Angka NPF yang dilaporkan CNAF berada pada level 1,96%, sebuah pencapaian yang menandakan pengelolaan risiko yang baik.
Tingkat NPF di bawah 5% ini merupakan indikator penting kesehatan finansial perusahaan pembiayaan. Angka yang rendah menunjukkan bahwa sebagian besar pembiayaan yang disalurkan oleh CNAF kembali sesuai jadwal pembayaran.
Hal ini juga mencerminkan kehati-hatian CNAF dalam menyalurkan kredit dan efektivitas strategi penagihan serta mitigasi risiko yang diterapkan. Pengawasan ketat terhadap kualitas portofolio pembiayaan menjadi kunci utama.
Keberhasilan ini tentu menjadi kabar baik bagi para pemangku kepentingan, termasuk investor dan nasabah. Stabilitas NPF berkontribusi pada persepsi positif terhadap kredibilitas dan keberlanjutan operasional perusahaan.
"Rasio NPF kami terjaga di bawah level 5% hingga Juni 2026," demikian pernyataan resmi dari PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF).
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kesehatan neraca keuangan di tengah berbagai tantangan ekonomi. Angka 1,96% menjadi bukti nyata dari upaya tersebut.
Dikutip dari sumber berita, rasio NPF yang terjaga di level rendah ini penting untuk mempertahankan kepercayaan pasar dan memperkuat posisi CNAF di industri pembiayaan otomotif Indonesia.
Hal ini juga memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Dengan pondasi keuangan yang kuat, CNAF berpotensi untuk terus berekspansi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
