TRENMEDIA.BIZ.ID - Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) tahun 2026 mencatat angka yang menggembirakan bagi perkembangan keuangan masyarakat Indonesia.

Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Indonesia berhasil mencapai angka 69,57%.

Angka ini merupakan sebuah lompatan signifikan jika dibandingkan dengan hasil SNLIK pada tahun sebelumnya, yaitu 2025, yang tercatat sebesar 66,54%.

Peningkatan yang terukur ini menunjukkan adanya kemajuan yang pesat dalam pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

Dengan pencapaian ini, tingkat literasi keuangan Indonesia secara meyakinkan telah melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2029.

Hal ini mengindikasikan bahwa berbagai program dan inisiatif yang dijalankan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan finansial masyarakat telah menunjukkan hasil yang positif.

Upaya peningkatan literasi keuangan ini menjadi krusial dalam membangun ketahanan ekonomi individu dan nasional.

Masyarakat yang literat secara finansial diharapkan mampu membuat keputusan ekonomi yang lebih bijak, mengelola risiko dengan lebih baik, dan memanfaatkan peluang investasi secara optimal.

"Pada tahun 2026, tingkat literasi keuangan mencapai 69,57%, atau meningkat dari SNLIK 2025 yang sebesar 66,54%," demikian bunyi kutipan dari hasil survei tersebut.