TRENMEDIA.BIZ.ID - PT Pertamina Lubricants mengandalkan fasilitas produksinya di Jakarta sebagai salah satu pusat pengolahan pelumas terbesar di Indonesia. Unit produksi ini memiliki kapasitas tahunan mencapai 270.000 kiloliter atau setara dengan 270 juta liter pelumas.
Fasilitas utama di Jakarta tidak hanya memproduksi pelumas cair, tetapi juga dilengkapi dengan pabrik pendukung. Terdapat fasilitas produksi grease dan viscosity modifier (VM) yang terintegrasi di lokasi yang sama.
"Paling besar ada di Jakarta, kapasitasnya adalah 270.000 KL atau 270 juta liter 1 tahun untuk pelumasnya. Di pabrik ini ada tiga plant lainnya. Yang pertama adalah grease. Grease adalah family dari pelumas, bedanya kalau grease adalah padat, kalau pelumas itu cair,” ujar Dody Arief Aditya, Manager Production Pertamina Lubricants Unit Jakarta, saat kunjungan media pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Selain pabrik utama, Production Unit Jakarta juga mengoperasikan viscosity modifier (VM) Plant. Fasilitas ini berperan penting dalam mendukung seluruh proses produksi pelumas yang dihasilkan.
Bahan baku utama dalam produksi pelumas ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu komponen berbasis hidrokarbon seperti base oil dan additive, serta material non-hidrokarbon yang meliputi kemasan produk.
Salah satu keunggulan kompetitif Pertamina Lubricants adalah ketersediaan pasokan base oil yang stabil dari kilang Pertamina sendiri. Sekitar 60% hingga 70% kebutuhan base oil untuk unit produksi di Jakarta dipasok langsung dari kilang domestik.
"Jadi ada dua kilang yang mensuplai base oil ke Production Unit Jakarta yaitu base oil grup 3 atau yang lebih dikenal dengan synthetic oil. Ini dipakai untuk produk-produk high tier kita, Fastron, Enduro series itu kebanyakan menggunakan synthetic oil, disuplai oleh kilang RU II Dumai. Yang kedua adalah base oil grup 1. Ini yang paling banyak kita gunakan sebenarnya atau kita sebut mineral oil itu disuplai oleh kilang Cilacap,” jelas Dody Arief Aditya.
Ketergantungan pada pasokan base oil dari kilang domestik memberikan jaminan keamanan pasokan yang krusial bagi Pertamina Lubricants. Selain itu, perusahaan juga memiliki fasilitas produksi additive melalui VM Plant di Jakarta, serta fasilitas serupa di Unit Produksi Gresik.
Pertamina Lubricants juga mengoperasikan fasilitas Mini LOBP (Lube Oil Blending Plant) di Jakarta. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi yang lebih kecil, sekitar 3.000 KL, dan dirancang khusus untuk melayani pasar ekspor.
