TRENMEDIA.BIZ.ID - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus pembunuhan dan mutilasi yang menimpa seorang pria berinisial K (51). Petugas dari Subdit Resmob Ditreskrimum terjun langsung ke lapangan untuk menyisir keberadaan potongan tubuh korban yang belum ditemukan.

Proses pencarian dipusatkan di sepanjang aliran Kali Licin, Cipayung, Kota Depok, pada Kamis (6/8/2026). Langkah penelusuran ini menjadi bagian penting dari penyidikan guna melengkapi barang bukti materiil terkait tindak pidana tersebut.

Dalam kegiatan olah lapangan ini, kepolisian menghadirkan langsung tersangka utama yakni Saepul (26). Kehadiran tersangka bertujuan untuk menunjukkan titik pasti lokasi pembuangan sisa anggota tubuh korban di area sungai.

Tersangka Saepul tampak mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye dengan wajah yang tertutup masker saat berada di tepi sungai. Sejumlah petugas kepolisian memberikan pengawalan yang sangat ketat untuk memastikan proses pencarian berjalan aman.

Proses penelusuran yang dilakukan jajaran kepolisian ini menarik perhatian warga yang bermukim di sekitar area Cipayung. Masyarakat sekitar tampak memadati area sekitar sungai untuk menyaksikan dari dekat jalannya proses olah tempat kejadian perkara.

"Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyisiran di lokasi sungai guna menemukan potongan kaki korban," dikutip dari detikcom mengenai situasi di lapangan.

Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat di lokasi olah TKP, warga diimbau untuk selalu menjaga jarak aman dan tidak melewati batas pengaman polisi. Langkah praktis ini penting dilakukan agar proses pencarian barang bukti oleh tim penyidik dapat berjalan efisien tanpa gangguan.

Selain itu, bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai, disarankan untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat apabila menemukan benda yang mencurigakan. Kerja sama pasif dari warga dengan memberikan ruang kerja bagi aparat merupakan solusi terbaik dalam mendukung penyelesaian proses hukum secara cepat.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.