TRENMEDIA.BIZ.ID - Sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota Depok dan UMKM Bosama Kecamatan Bojongsari mengikuti pelatihan literasi digital pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Magister Ilmu Komunikasi (Mikom) Universitas Nasional (Unas) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bojongsari.

Dikutip dari Media Indonesia, program pengabdian masyarakat ini mengusung tema "Dari Jari ke Hati: Literasi Digital dan Pencegahan Krisis Komunikasi bagi Pelaku UMKM di Era Media Sosial". Inisiatif ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Mikom Unas dengan Tuturbangsa serta Womenpedia.id. Selain itu, penyelenggaraan acara ini juga didukung oleh pihak swasta yakni Indofood Indonesia, Frisian Flag, dan LocknLock.

"Tema acara ini sengaja dipilih untuk menyoroti betapa pentingnya kehati-hatian dalam memanfaatkan media sosial demi menjaga reputasi bisnis para pelaku usaha," ujar penggagas kegiatan sekaligus Ketua Panitia, Dr. Ilona Vicenovie Oisina Situmeang, S.IK. Humas., M.Si.

Selain fokus pada etika bermedia sosial, peserta turut dibekali kemampuan teknis untuk mengidentifikasi konten. Mereka diajak untuk lebih cermat dalam membedakan antara konten asli dengan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) agar tidak merugikan usaha mereka ke depannya.

"Keterlibatan mahasiswa Mikom Unas dalam acara ini menjadi sarana pembelajaran lapangan yang sangat aplikatif bagi mereka," ungkap Sekretaris Program Studi Fikom Unas, Dr. Drs. Adi Prakosa, M.Si.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Camat Bojongsari, Drs. Suryana Yusuf, menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat krusial dalam mendukung ekosistem bisnis yang sehat.

"Penting bagi kita untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha berdasarkan prinsip good governance melalui berbagai pelatihan, akses permodalan, serta pendampingan pemasaran yang berkelanjutan," jelas Drs. Suryana Yusuf.

Tingginya antusiasme pelaku usaha terlihat dari cepatnya kuota peserta yang terpenuhi. Ketua UMKM Kota Depok sekaligus Ketua UMKM Bosama, Andi Nur Aminah, menuturkan bahwa 60 kursi yang tersedia langsung terisi penuh hanya dalam waktu satu hari pendaftaran tanpa ada peserta yang membatalkan kehadiran.