- TRENMEDIA.BIZ.ID - PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem kelistrikan nasional untuk menyukseskan seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upaya ini melibatkan peninjauan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, beserta jajaran direksi di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, melalui konferensi pers yang terhubung dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) di Depok, Jawa Barat.
Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur kelistrikan. "Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak penuh. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan," ungkapnya.
Ia menambahkan, "Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar," ujar Darmawan Prasodjo.
Dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah menjadi pilar penting dalam kesiapan ini. Darmawan Prasodjo mengapresiasi peran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
"Dukungan penuh dari pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi," katanya.
Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 akan mencapai 42,6 gigawatt (GW). Dengan daya mampu pembangkit sebesar 51,6 GW, tersedia cadangan daya yang memadai sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen.
"Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus," tegas Darmawan Prasodjo.
Kesiapan infrastruktur pendukung juga sangat matang, meliputi 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak. Untuk mempercepat respons di lapangan, PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.
