- TRENMEDIA.BIZ.ID - Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Kukar) tengah melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya unsur perundungan yang dialami oleh seorang tenaga outsourcing berinisial MFA.
Peristiwa ini diduga kuat terjadi sebelum insiden pembakaran ruang rapat di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar.
Munculnya dugaan perundungan ini berawal dari informasi yang beredar mengenai MFA yang disebut sering menjadi sasaran pengambilan foto secara diam-diam.
Selain itu, MFA juga diduga kerap menjadi objek ejekan di lingkungan tempatnya bekerja, yang menambah kompleksitas kasus ini.
Hal tersebut kini menjadi salah satu fokus utama dalam rangkaian penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara, AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, memberikan keterangan terkait temuan awal penyidik.
"Penyidik telah menemukan adanya indikasi persoalan pribadi antara MFA dan beberapa individu di tempat kerjanya," ujar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang.
Dikutip dari TIMESINDONESIA.MY.ID, fokus penyelidikan kini diarahkan pada kemungkinan adanya motif perundungan yang melatarbelakangi insiden tersebut.
Pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap tuntas kasus ini secara objektif.
