TRENMEDIA.BIZ.ID - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menjatuhkan sanksi denda sebesar 10 juta poundsterling atau setara dengan Rp200 miliar kepada Chelsea FC. Hukuman ini diberikan setelah klub mengakui adanya 74 pelanggaran aturan agen sepak bola yang terjadi dalam kurun waktu 2009 hingga 2022.

Dikutip dari media terkait, sanksi ini mencakup larangan pendaftaran pemain baru secara bersyarat yang berlaku hingga 30 Juni 2027. Keputusan tersebut diambil oleh FA pada Jumat (31/7/2026) sebagai tindak lanjut atas penyelidikan mendalam terhadap aktivitas finansial klub di masa lalu.

Sebelumnya, komisi independen sempat menjatuhkan sanksi pengurangan enam poin bagi The Blues. Namun, dewan banding independen akhirnya membatalkan pengurangan poin tersebut dan menggantinya dengan sanksi larangan transfer bersyarat.

Permasalahan ini mencuat setelah pemilik baru Chelsea, Todd Boehly dan Clearlake Capital, melakukan inisiatif pelaporan mandiri pada Mei 2022. Hal tersebut dilakukan saat proses transisi kepemilikan klub dari tangan Roman Abramovich kepada manajemen baru.

Penyelidikan menemukan adanya pembayaran rahasia senilai 47 juta poundsterling kepada agen tidak terdaftar serta pihak ketiga antara 2011 hingga 2018. Beberapa transfer pemain yang terseret dalam penelusuran ini meliputi Eden Hazard, Samuel Eto'o, Willian, Ramires, David Luiz, Andre Schurrle, hingga Nemanja Matic.

Pihak FA memastikan bahwa para pemain tersebut tidak terlibat atau melakukan kesalahan dalam proses transfer yang dimaksud. Seluruh dana denda nantinya akan dialokasikan khusus untuk pengembangan sepak bola akar rumput di Inggris.

"Sanksi yang tepat untuk menghukum klub dan juga mencegah pelanggaran serupa serta menjaga integritas permainan," ungkap pihak badan regulasi FA.

Komisi regulasi independen memberikan apresiasi terhadap langkah proaktif yang dilakukan oleh manajemen baru Chelsea saat ini.

"Seandainya klub tidak membawa masalah ini ke perhatian FA, kecil kemungkinan hal tersebut akan terungkap," tulis komisi regulasi independen dalam laporan tertulisnya.