TRENMEDIA.BIZ.ID - PSMS Medan harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dalam laga Grup B Piala Presiden 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (1/8/2026) tersebut berakhir dengan skor 1-4 untuk kemenangan Persija.
Dikutip dari Media Indonesia, sektor pertahanan menjadi sorotan utama pelatih PSMS Medan setelah timnya kebobolan empat gol. Kelemahan dalam mengantisipasi situasi bola mati lawan menjadi catatan krusial yang harus segera diperbaiki.
Kondisi tim semakin menantang karena beberapa bek kanan utama terpaksa absen akibat cedera. Situasi ini memaksa pelatih Eko Purdjianto melakukan eksperimen taktik di lapangan.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, sempat menempatkan Ikhsan Chan di posisi bek kanan pada babak pertama. Namun, di babak kedua, ia mengembalikan Ikhsan ke posisi aslinya sebagai penyerang sayap kiri.
"Selamat buat Persija yang menang 4-1. Ke depan kami akan memperbaiki kelemahan, terutama dari bola-bola servis yang beberapa kali membuat kami kebobolan," ujar Eko Purdjianto.
Keputusan pelatih untuk mengembalikan posisi Ikhsan Chan terbukti memberikan dampak positif bagi daya serang tim. Perubahan skema tersebut akhirnya membuahkan satu-satunya gol bagi PSMS Medan dalam laga tersebut.
"Ikhsan lebih bagus bermain di depan, terutama di sayap kiri. Dari perubahan itu juga lahir proses gol yang kami cetak," ujar Eko Purdjianto.
Manajemen PSMS Medan menegaskan bahwa ajang pramusim ini digunakan sebagai sarana untuk mematangkan komposisi pemain. Selain itu, turnamen ini menjadi ujian penting bagi kesiapan mental para pemain menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2.
Menanggapi hasil pertandingan, bek PSMS Medan, Asyraq Gufran, menyatakan bahwa timnya saat ini sedang dalam proses adaptasi. Ia berharap seluruh skuad bisa tampil lebih baik di laga-laga berikutnya.