TRENMEDIA.BIZ.ID - Acara Zikir dan Doa Kebangsaan berlangsung khidmat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang berkumpul untuk memanjatkan doa bagi bangsa.

Namun, Presiden RI Prabowo Subianto tidak terlihat hadir dalam agenda keagamaan tersebut. Ketidakhadiran kepala negara ini sempat menjadi perhatian publik yang memadati area Monas.

Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir sebagai perwakilan pemerintah untuk memberikan sambutan. Ia memberikan penjelasan resmi terkait absennya Presiden Prabowo dalam acara tersebut.

Dikutip dari sumber berita terkait, Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.

"Sebelum saya melanjutkan, izinkan saya menyampaikan salam hangat dan hormat dari Bapak Presiden RI. Yang sesungguhnya beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," ujar Nasaruddin Umar.

Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa ketidakhadiran Presiden disebabkan oleh adanya agenda kenegaraan yang mendesak. Hal ini membuat Presiden harus memprioritaskan tugas tersebut di waktu yang bersamaan.

"Prabowo harus melaksanakan tugas kenegaraan sehingga tidak bisa menghadiri acara malam ini," kata Nasaruddin Umar.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden kepada seluruh peserta. Ia mewakili kepala negara untuk menyapa masyarakat yang telah hadir dengan khusyuk dalam zikir bersama.

"Dia menyampaikan salam Prabowo untuk semua peserta yang menghadiri acara," ujar Nasaruddin Umar.