TRENMEDIA.BIZ.ID - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengambil langkah strategis dalam mendukung digitalisasi layanan publik. Upaya ini difokuskan pada penerapan penggunaan meterai elektronik di lingkungan Badan Karantina Indonesia.

Dikutip dari Media Indonesia, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi administrasi yang lebih baik bagi seluruh pengguna layanan. Perubahan sistem konvensional menuju digital diharapkan mampu memangkas waktu proses dokumen secara signifikan.

Kegiatan sosialisasi mengenai penggunaan serta verifikasi meterai elektronik telah dilaksanakan secara resmi di Kantor Badan Karantina Indonesia, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas teknis penerapan meterai digital pada dokumen elektronik serta peluang integrasi sistem yang ada.

"Verifikasi meterai elektronik tidak hanya berfungsi untuk memastikan status meterai saja, tetapi juga menjamin keterikatannya secara utuh dengan dokumen asli," ujar Head of Digital Commercial Peruri, Shitta Marsela.

Shitta Marsela juga menegaskan bahwa setiap perubahan pada dokumen setelah proses pembubuhan meterai akan terdeteksi dengan akurat. Hal ini menjadi fitur keamanan krusial untuk menjaga integritas data dalam layanan karantina.

Integrasi sistem ini nantinya memungkinkan pengguna untuk membubuhkan meterai elektronik secara langsung melalui aplikasi layanan tanpa perlu berpindah platform. Mekanisme ini diharapkan mempermudah proses pengajuan, perpanjangan, serta registrasi fasilitas karantina secara daring.

Penerapan meterai elektronik juga membawa dampak positif dalam pengurangan penggunaan kertas secara masif. Efisiensi biaya dan waktu menjadi keuntungan utama bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi barang.

Sebagai informasi, meterai elektronik merupakan tanda bukti pembayaran bea meterai yang sah atas dokumen berbentuk digital. Sistem ini dilengkapi dengan teknologi keamanan tinggi untuk menjaga keaslian serta mendeteksi potensi perubahan dokumen.

Selain sistem integrasi, Peruri turut memperkenalkan aplikasi Meterai Desktop sebagai solusi alternatif. Aplikasi ini memungkinkan pembubuhan meterai langsung melalui komputer tanpa harus mengunggah dokumen ke platform pihak ketiga.