TRENMEDIA.BIZ.ID - Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, kembali mencuri perhatian publik pecinta sepak bola Tanah Air. Pemain yang dijuluki 'The Professor' ini tampil sangat dominan sebagai motor serangan Skuad Garuda dalam gelaran Piala AFF 2026.

Kontribusi impresif pemain berusia 31 tahun tersebut terlihat jelas sejak laga perdana fase grup. Dikutip dari Detikcom, Haye berhasil mencatatkan tiga assist gemilang saat Indonesia menaklukkan Kamboja dengan skor telak 5-1.

Tren positif tersebut berlanjut pada pertandingan kedua Grup A saat Tim Merah Putih menghadapi Timor Leste. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Indonesia, Haye kembali menjadi sorotan melalui aksi individunya di lapangan.

Puncak performa Haye terjadi saat ia mencetak gol indah melalui eksekusi tendangan bebas yang terukur. Sepakan melengkung sang gelandang meluncur deras ke pojok kanan gawang tanpa mampu diantisipasi oleh kiper lawan.

Selain mencetak gol, Haye juga berperan sebagai kreator utama dalam gol pembuka Indonesia. Ia mengirimkan umpan terobosan manis kepada Donny Tri, yang kemudian meneruskannya menjadi umpan tarik untuk diselesaikan dengan sempurna oleh Shayne Pattynama.

Meskipun meraih hasil kemenangan yang meyakinkan, Thom Haye mengakui bahwa lini pertahanan Timor Leste memberikan tantangan yang cukup berat bagi barisan depan Indonesia. Ia menilai lawan tampil dengan organisasi pertahanan yang cukup solid meski harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah.

"Pertandingan yang sulit hari ini," ujar Thom Haye.

Ia juga menyoroti bagaimana Timor Leste mampu menerapkan strategi serangan balik yang cukup efektif sepanjang babak pertama. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Skuad Garuda untuk membongkar rapatnya lini belakang lawan.

"Timor Leste main bagus dengan sepuluh orang. Mereka bertahan dengan bagus dan lakukan serangan balik," kata Thom Haye.