TRENMEDIA.BIZ.ID - AZ Alkmaar resmi mengukir sejarah baru dengan mengamankan trofi Johan Cruijff Schaal untuk kedua kalinya. Prestasi ini diraih setelah mereka tampil dominan dan menaklukkan PSV Eindhoven dengan skor mutlak 4-0.
Pertandingan yang menjadi penanda dimulainya musim kompetisi baru ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Dikutip dari artikel asli, laga ini menyajikan pelajaran berharga mengenai pentingnya menjaga disiplin di lapangan hijau bagi setiap pemain.
Petaka bagi PSV Eindhoven dimulai ketika gelandang mereka, Joey Veerman, menerima kartu merah langsung dari wasit Serdar Gozubuyuk pada menit kesembilan. Insiden tersebut terjadi akibat pelanggaran keras saat kaki Veerman mengenai kepala penyerang AZ, Mexx Meerdink.
"Keputusan wasit untuk mengeluarkan pemain lawan di awal laga menjadi titik balik yang mengubah peta kekuatan di lapangan," ujar Leroy Echteld.
Unggul dalam jumlah personel, skuad asuhan Leroy Echteld mulai mendikte jalannya permainan secara konsisten. Strategi serangan yang terstruktur akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-25 melalui aksi Mexx Meerdink.
Gol pembuka tersebut tercipta berkat umpan silang Mateo Chavez yang sempat membentur Ryan Flamingo sebelum diselesaikan dengan sundulan terukur oleh Meerdink. Keunggulan satu gol ini memberikan kepercayaan diri lebih bagi para pemain AZ Alkmaar.
Memasuki babak kedua, AZ Alkmaar tidak mengendurkan serangan dan berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-51. Gol tersebut dicetak melalui sepakan melengkung Weslley Patati yang memaksimalkan umpan matang dari Peer Koopmeiners.
Dominasi berlanjut saat Elijah Dijkstra mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58. Gol ini tercipta berkat kerja sama apik yang diselesaikan dengan tenang oleh Dijkstra setelah menerima umpan dari Ro-Zangelo Daal.
Pesta gol AZ Alkmaar akhirnya ditutup melalui eksekusi penalti Ro-Zangelo Daal menjelang akhir pertandingan. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Calvin Stengs dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh pemain bertahan PSV.