TRENMEDIA.BIZ.ID - Dunia pendakian gunung internasional kini tengah diselimuti suasana duka yang mendalam. Kabar duka ini mencuat setelah pendaki legendaris, Nirmal Purja, dikonfirmasi meninggal dunia saat melakukan ekspedisi.

Insiden tragis tersebut terjadi di kawasan pegunungan Broad Peak, Pakistan. Peristiwa ini dipicu oleh bencana longsoran salju yang menerjang jalur pendakian yang sedang dilalui oleh tim tersebut.

Kejadian memilukan ini terungkap ke publik pada Minggu (2/8/2026). Selain Nirmal Purja, seluruh anggota ekspedisi yang menyertainya juga dinyatakan tidak selamat dalam peristiwa tersebut.

Pihak perusahaan yang menaungi ekspedisi tersebut, Elite Expeditions, memberikan pernyataan resmi terkait nasib para pendaki. Mereka menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa tim mereka di pegunungan Pakistan.

"Dengan rasa duka yang mendalam dan kesedihan yang tak terhingga, kami mengonfirmasi bahwa Nirmal Purja secara tragis telah kehilangan nyawanya menyusul insiden longsoran salju di Broad Peak," ujar pihak Elite Expeditions.

Dalam pernyataan yang sama, perusahaan tersebut juga menjelaskan kondisi para pendaki lain yang terlibat dalam perjalanan tersebut. Pihak Elite Expeditions memastikan bahwa tidak ada pendaki yang selamat dari terjangan longsoran salju tersebut.

"Kami juga telah menerima konfirmasi bahwa anggota ekspedisi lainnya sayangnya tidak selamat," imbuh pihak Elite Expeditions.

Dikutip dari kantor berita AFP, kabar ini segera memicu gelombang simpati dari berbagai tokoh dunia. Kepergian Nirmal Purja dianggap sebagai kehilangan besar bagi komunitas pendaki gunung dunia.

Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menjadi salah satu tokoh yang secara terbuka menyampaikan rasa belasungkawanya. Beliau menaruh simpati yang besar kepada keluarga korban dan seluruh rekan pendaki yang ditinggalkan.