TRENMEDIA.BIZ.ID - Perkembangan signifikan terlihat dalam industri fintech peer to peer (P2P) lending di Indonesia, di mana jumlah penyelenggara yang memiliki Tingkat Wanprestasi (TWP90) di atas 5% mengalami penurunan.
Angka kredit macet, yang diukur dengan TWP90, merupakan indikator krusial kesehatan finansial sebuah platform pinjaman online.
Sebanyak 16 perusahaan fintech lending tercatat berhasil menekan angka TWP90 mereka hingga berada di bawah ambang batas 5% pada akhir Juni 2026.
Penurunan ini mencerminkan upaya serius dari para pelaku industri dalam mengelola risiko kredit dan meningkatkan kualitas portofolio pinjaman mereka.
Hal ini menjadi sinyal positif bagi kepercayaan investor dan pengguna layanan fintech lending di tanah air.
Perbaikan ini menunjukkan bahwa strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut mulai menunjukkan hasil yang optimal.
Diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut, mendorong pertumbuhan industri fintech lending yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Meskipun angka kredit macet secara agregat menurun, pengawasan terhadap kinerja setiap platform tetap menjadi prioritas.
Kondisi ini juga dapat memicu persaingan yang lebih sehat di antara para penyelenggara fintech lending.
