TRENMEDIA.BIZ.ID - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan kemarin di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,49 persen. Penguatan tersebut mengantarkan indeks saham domestik mendarat pada posisi 6.351,13.

Meskipun pergerakan indeks acuan menunjukkan performa yang positif, aksi lepas saham oleh investor luar negeri masih terus berlanjut. Investor asing tercatat membukukan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp 182,77 miliar pada sesi perdagangan tersebut.

Kondisi ini memperlihatkan adanya dinamika transaksi yang cukup unik di lantai bursa saham Indonesia. Pergerakan arus modal asing tampak berfokus pada strategi rotasi sektor yang terarah di antara instrumen ekuitas.

Dikutip dari data transaksi bursa, para pemodal mancanegara terlihat gencar memborong saham-saham di sektor pertambangan. Sektor komoditas ini menjadi pilihan utama koleksi portofolio asing di tengah penguatan indeks komposit.

Di sisi lain, saham-saham berkapitalisasi besar atau blue chip justru banyak dilepas oleh investor internasional. Tekanan jual pada kelompok saham unggulan tersebut menjadi penyumbang terbesar nilai penjualan bersih asing.

Aksi pengumpulan saham tambang diduga berkaitan erat dengan sentiment positif serta pergerakan harga komoditas global saat ini. Tren tersebut mendorong daya tarik emiten berbasis komoditas di mata para manajer investasi global.

Sementara itu, penyerapan transaksi oleh investor domestik turut menjaga pergerakan IHSG agar tetap stabil di jalur hijau. Dukungan pemodal lokal terbukti mampu mengimbangi tekanan dari pelepasan saham-saham unggulan.

Sektor pertambangan diperkirakan masih akan menjadi salah satu pendorong utama dinamika pasar saham dalam beberapa waktu ke depan. Para pelaku pasar dianjurkan untuk terus mencermati rotasi arus modal asing serta perkembangan harga komoditas acuan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Investasi.kontan. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.