TRENMEDIA.BIZ.ID - Sebuah insiden ledakan truk yang membawa bahan peledak terjadi di kantor polisi yang terletak di Cucuta, Kolombia. Lokasi kejadian berada di kawasan perbatasan dengan negara tetangga, Venezuela.
Peristiwa yang mengguncang keamanan wilayah tersebut berlangsung pada Minggu (2/8/2026). Kejadian ini tercatat hanya berselang enam hari sebelum agenda pelantikan presiden terpilih Kolombia, Abelardo de la Espriella.
Dikutip dari kantor berita AFP, ledakan tersebut menyebabkan sedikitnya 11 orang mengalami luka-luka. Para korban saat ini tengah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut akibat dampak dari serangan tersebut.
"Saat ini, kami mencatat ada delapan anggota polisi dan tiga warga sipil yang mengalami luka-luka. Ini adalah tindakan yang keji dan brutal dan apa yang terjadi sangat disayangkan," ujar sekretaris keamanan Departemen Norte de Santander.
Pihak berwenang setempat segera merespons situasi di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih mendalam. Keamanan di area perbatasan pun diperketat guna mencegah potensi gangguan susulan yang mungkin terjadi.
Presiden terpilih Kolombia, Abelardo de la Espriella, memberikan tanggapan resmi terkait insiden pengeboman tersebut. Beliau menyatakan keprihatinan yang mendalam atas keamanan nasional menjelang masa jabatannya.
"Tindakan tersebut merupakan aksi terorisme yang harus dikecam dengan keras," tegas Abelardo de la Espriella.
Pemerintah Kolombia saat ini terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Norte de Santander. Fokus utama pemerintah adalah memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga menjelang transisi kepemimpinan nasional yang akan datang.