TRENMEDIA.BIZ.ID - Kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan ketersediaan talenta di sektor ekonomi hijau menjadi tantangan besar bagi Indonesia saat ini. Berdasarkan catatan Kementerian PPN/Bappenas tahun 2025, proporsi tenaga kerja di sektor ini baru menyentuh angka 2,6 persen atau sekitar 3,45 juta jiwa dari total populasi pekerja nasional.

Untuk menjawab tantangan tersebut, TBS Foundation menghadirkan inisiatif bernama Greenovate sebagai wadah inkubasi ide-ide berkelanjutan. Program ini dijalankan untuk mencetak talenta muda yang mampu mengolah gagasan teoritis menjadi solusi bisnis konkret yang siap diterapkan di pasar.

Dikutip dari Media Indonesia, ajang ini berhasil menarik minat lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tercatat sebanyak 150 ide bisnis berkelanjutan telah diajukan oleh para peserta yang antusias mengikuti seleksi ketat ini.

Delapan tim terbaik akhirnya terpilih untuk melaju ke babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5 Agustus 2026. Para finalis ini berasal dari berbagai universitas ternama, mulai dari Universitas Indonesia hingga Universitas Cenderawasih.

Inovasi yang mereka tawarkan sangat beragam, mencakup isu strategis seperti energi bersih, ekonomi sirkular, ketahanan air, hingga pengelolaan limbah. Menariknya, seluruh tim finalis memiliki keterwakilan perempuan, dan enam dari delapan mentor yang membimbing mereka adalah praktisi perempuan di bidang teknologi serta keberlanjutan.

"Kami meyakini bahwa mahasiswa di Indonesia menyimpan potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan keberlanjutan masa kini," ujar Executive Director TBS Foundation, Anugraha Dezmercoledi.

"Melalui Greenovate, para peserta tidak hanya mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide, tetapi juga kesempatan belajar langsung dari para praktisi, memperkuat model bisnis, serta membangun jejaring yang dibutuhkan agar inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh," tambah Anugraha Dezmercoledi.

Sebelum mencapai tahap akhir, para peserta telah mengikuti bimbingan intensif dari para profesional lintas industri. Mentor yang terlibat berasal dari berbagai perusahaan besar, termasuk TBS Group, Electrum, ARAH Environmental Indonesia, PT Freeport Indonesia, Unilever Indonesia, serta CarbonX.

Pada babak penentuan nanti, delapan tim finalis akan memaparkan ide mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari para ahli. Jajaran juri tersebut adalah Gita Sjahrir dari TBS, Iwan Syahril dari TBS Foundation, serta Roderick Purwana dari East Ventures.