TRENMEDIA.BIZ.ID - Dhanushkodi merupakan sebuah wilayah pesisir di India yang menyimpan sejarah kelam sebagai kota mati. Dahulu, tempat ini dikenal sebagai pusat pemukiman yang ramai dengan ribuan penduduk serta infrastruktur yang sangat memadai.
Dikutip dari sumber asli, peristiwa tragis melanda wilayah ini ketika badai siklon besar menerjang secara tiba-tiba. Fenomena alam yang dahsyat tersebut meluluhlantakkan seluruh kota hanya dalam waktu semalam.
Pada awal abad ke-20, saat India masih berada di bawah kendali pemerintahan Inggris, Dhanushkodi berkembang pesat sebagai pusat perdagangan. Kota ini memiliki sekitar 600 rumah penduduk yang tertata dengan baik.
Selain hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik yang krusial bagi warga. Fasilitas yang tersedia kala itu mencakup kantor polisi, stasiun kereta api, sekolah, hingga pusat kesehatan masyarakat.
Pasca kemerdekaan India dari Inggris, pemerintah setempat mulai menyusun rencana tata kota yang lebih ambisius. Dhanushkodi diproyeksikan tidak hanya menjadi pelabuhan dagang, tetapi juga destinasi wisata unggulan.
Pemerintah India berniat memanfaatkan keindahan alam di sana untuk menarik minat pengunjung. Daya tarik utama yang ditawarkan adalah hamparan pantai berpasir putih serta pemandangan laut yang memukau.
"Dhanushkodi awalnya merupakan kota perdagangan yang berkembang pesat dengan infrastruktur lengkap bagi ribuan penduduknya," ujar sumber dalam narasi sejarah kota tersebut.
"Rencana pemerintah pasca kemerdekaan adalah mengubahnya menjadi destinasi wisata berkat pesona pantai pasir putih dan pemandangan laut yang indah," kata sumber tersebut menambahkan.
Hingga saat ini, jejak-jejak reruntuhan bangunan lama masih dapat ditemukan di kawasan tersebut. Meskipun sempat hancur diterjang badai, Dhanushkodi tetap menolak untuk benar-benar dihapus dari peta dunia.