TRENMEDIA.BIZ.ID - Momen kembalinya aliran listrik pasca pemadaman memang menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Namun, pemilik rumah perlu tetap waspada karena proses kembalinya arus listrik berpotensi memicu risiko bagi perangkat elektronik di rumah.

Dikutip dari WP Electrical, perangkat elektronik bisa mengalami kerusakan fatal akibat lonjakan daya yang terjadi sesaat setelah listrik menyala kembali. Aliran listrik yang menyembur secara tiba-tiba ke dalam rangkaian kabel dapat menyebabkan perangkat lumpuh atau mengalami kerusakan permanen.

Oleh karena itu, masyarakat sangat dianjurkan untuk segera mencabut kabel perangkat elektronik dari stopkontak saat terjadi pemadaman listrik. Langkah preventif ini dilakukan agar perangkat tidak mengalami guncangan arus listrik yang berlebihan saat daya kembali normal.

"Perangkat elektronik bisa rusak karena lonjakan daya ketika listrik nyala lagi. Listrik seakan menyembur tiba-tiba sehingga bisa melumpuhkan perangkat atau menyebabkan kerusakan," ujar pihak WP Electrical.

Terdapat beberapa jenis barang elektronik yang dikategorikan sangat rawan mengalami kerusakan akibat fluktuasi tegangan. Berdasarkan data dari Janusz Electric, perangkat dapur seperti kulkas dan microwave termasuk dalam kategori yang paling sensitif.

"Perangkat dapur seperti microwave atau kulkas sensitif terhadap fluktuasi listrik. Meski kerusakan tidak langsung terlihat, lonjakan listrik dapat mengurangi masa pakai peralatan tersebut. Jika dibiarkan, kerusakan itu bisa menumpuk sampai akhirnya perlu diperbaiki, bahkan diganti," jelas keterangan dari Janusz Electric.

Selain peralatan dapur, televisi dan berbagai perangkat hiburan seperti speaker serta konsol gim juga sangat rentan terhadap lonjakan daya. Mengingat perangkat tersebut sering kali dibiarkan tetap tersambung ke sumber listrik, komponen di dalamnya menjadi sangat berisiko.

"Perangkat tersebut mempunyai komponen sensitif dan biasanya tak kuat menahan lonjakan daya. Makanya aliran kulkas sangat dianjurkan buat segera dicabut saat listrik padam," tambah pihak Janusz Electric.

Perangkat komputer juga memerlukan perhatian khusus karena sering kali dibiarkan dalam kondisi siaga atau mode tidur. Padahal, aliran listrik masih tetap mengalir ke dalam sistem dan berpotensi merusak komponen penting jika terjadi lonjakan mendadak.