- TRENMEDIA.BIZ.ID - Industri multifinance mencatat lonjakan positif dalam penyaluran pembiayaan kendaraan listrik. Pertumbuhan ini tercatat cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Secara year-on-year (YoY), angka penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh multifinance berhasil menanjak hingga 32,05%. Hal ini menunjukkan minat dan adopsi kendaraan ramah lingkungan yang semakin tinggi di masyarakat.
Hingga periode April 2026, total nilai penyaluran pembiayaan untuk kendaraan listrik telah mencapai angka Rp 23,39 triliun. Angka ini menjadi indikator kuat pulihnya sektor otomotif, khususnya pada segmen kendaraan elektrifikasi.
Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan pemerintah yang mendukung kendaraan listrik dan kesadaran masyarakat akan pentingnya energi bersih. Industri multifinance berperan penting dalam memfasilitasi akses masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Hal ini tercermin dari peningkatan nilai pembiayaan yang disalurkan. Angka Rp 23,39 triliun per April 2026 ini merupakan bukti nyata geliat pasar kendaraan listrik di tanah air.
Momentum positif ini diharapkan dapat terus berlanjut. Para pelaku industri multifinance optimis dapat terus mendukung transisi menuju ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas.
Peningkatan pembiayaan ini juga menandakan kepercayaan investor dan lembaga keuangan terhadap prospek bisnis kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini membuka peluang ekspansi lebih lanjut di masa mendatang.
Industri multifinance berkomitmen untuk terus berinovasi dalam produk pembiayaan. Tujuannya adalah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat menggunakan kendaraan listrik.
"Pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik multifinance terus menanjak di beberapa bulan terakhir," begitu pernyataan yang dilansir dari sumber berita.
