TRENMEDIA.BIZ.ID - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, melakukan pertemuan strategis dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada 1 Agustus 2026.

Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan mengenai penguatan sinergi antara pemerintah dan para pelaku usaha di tanah air. Keduanya mendiskusikan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.

Dikutip dari laman berita terkait, fokus diskusi mencakup upaya pemberdayaan pengusaha di berbagai daerah. Langkah ini diambil agar para pelaku usaha lokal mampu menjadi penggerak utama dalam roda perekonomian di wilayahnya masing-masing.

Selain pemberdayaan daerah, pertemuan tersebut menyoroti pentingnya pengembangan sektor manufaktur yang bersifat strategis. Sektor-sektor seperti industri listrik, garmen, dan tekstil menjadi prioritas utama dalam agenda pembicaraan.

"Pengembangan sektor manufaktur strategis, khususnya industri listrik, garmen, dan tekstil, sangat penting untuk mendukung program hilirisasi serta industrialisasi nasional," ujar Anindya Bakrie.

Diskusi juga menyentuh topik sektor otomotif yang ramah lingkungan sebagai bagian dari masa depan industri nasional. Pihak Kadin dan Sekretariat Kabinet membahas kesiapan ekosistem kendaraan listrik yang tengah dibangun di Indonesia.

Upaya ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong percepatan operasional pabrik bus dan mobil listrik dalam negeri, termasuk fasilitas milik PT Vektor Sakti Indonesia di Magelang.

"Kadin berharap kolaborasi erat ini dapat mengoptimalkan program strategis pemerintah dalam membangun manufaktur berteknologi tinggi untuk membuka lapangan kerja baru," kata Anindya Bakrie.

Melalui sinergi ini, Kadin optimistis bahwa Indonesia dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Selain itu, langkah tersebut diproyeksikan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.