TRENMEDIA.BIZ.ID - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, membagikan kabar positif mengenai perkembangan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 100 unit apartemen dari proyek yang dikembangkan oleh PT Star Bright International Investment telah berhasil dipesan oleh calon penghuni.

Proyek apartemen ini merupakan inisiatif dari perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang berasal dari Tiongkok, dengan total nilai investasi yang mencapai angka fantastis, yaitu Rp 1,25 triliun. Progres ini menjadi indikator awal yang menggembirakan bagi pembangunan IKN.

"Investasi swasta ini, menggembirakan, salah satunya Star Bright yang Rp 1,25 triliun dari China, ada empat tower. Apartemennya sudah dipesan orang. Sudah lebih dari 100 apartemen yang dipesan," ungkap Basuki Hadimuljono dalam sebuah media briefing yang diselenggarakan di City Hall IKN, Kalimantan Timur, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.

Proyek Star Bright International Investment ini secara strategis berlokasi di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Lahan yang dialokasikan untuk pembangunan kawasan terpadu ini memiliki luas mencapai 15.501 meter persegi.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh OIKN, kawasan terpadu yang dikembangkan mencakup empat tower apartemen, sebuah restoran, area ritel yang beragam, serta fasilitas perkantoran modern. Hal ini menunjukkan pengembangan yang komprehensif.

Unit-unit hunian yang ditawarkan dalam proyek ini terdiri dari pilihan satu hingga tiga kamar tidur, yang semuanya dilengkapi dengan ruang keluarga yang nyaman. Selain itu, kawasan ini juga diperkaya dengan berbagai fasilitas penunjang gaya hidup.

Fasilitas yang disediakan mencakup kolam renang, pusat kebugaran, area komersial yang dinamis, serta ruang terbuka hijau yang asri. Semua ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para penghuni.

Menariknya, desain proyek Star Bright International Investment ini menunjukkan kesepadanan yang tinggi, mencapai sekitar 90%, dengan konsep desain yang telah ditetapkan untuk IKN, yaitu "Nagara Rimba Nusa". Hal ini menunjukkan sinergi dalam pembangunan.

"Ini nanti tanggal 21 (Agustus), Ikatan Ahli Perencana (IAP) akan seminar di sini, saya minta untuk dipresentasikan oleh Pak Sibarani (arsitektur Sofian Sibarani)," ujar Basuki Hadimuljono, menyoroti pentingnya presentasi desain tersebut.