TRENMEDIA.BIZ.ID - Pertandingan sengit terjadi dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer (MLS) 2026 antara Vancouver Whitecaps melawan Los Angeles FC (LAFC). Duel yang mempertemukan dua tim papan atas Wilayah Barat ini berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Sabtu, 1 Agustus 2026 waktu setempat.
Hasil akhir pertandingan menunjukkan skor imbang 1-1 bagi kedua kesebelasan. Dikutip dari Elisa Purnama, S.Sn., M.A., hasil ini membuat perolehan poin LAFC dan Vancouver Whitecaps di klasemen sementara Wilayah Barat menjadi setara.
Meski memiliki poin yang sama, posisi LAFC terbilang kurang menguntungkan dibandingkan tuan rumah. Hal ini dikarenakan LAFC telah memainkan dua pertandingan lebih banyak daripada Vancouver Whitecaps hingga saat ini.
Gol pembuka dalam laga tersebut berhasil diciptakan oleh penyerang andalan LAFC, Son Heung-min, saat pertandingan memasuki menit ke-37. Son mencetak gol melalui tembakan terarah setelah menerima umpan matang dari Denis Bouanga di luar kotak penalti.
"Son memutar badan melewati kawalan bek lawan sebelum melepaskan tembakan terarah yang gagal dihalau kiper Vancouver, Yohhei Takaoka," ujar Elisa Purnama, S.Sn., M.A.
Torehan tersebut menjadi catatan impresif bagi pemain asal Korea Selatan itu. Gol tersebut merupakan gol keempat yang dicetak Son secara beruntun dalam empat laga liga sejak berakhirnya jeda Piala Dunia 2026.
Sebelum gol tersebut tercipta, pertahanan LAFC sempat berada di bawah tekanan hebat. Kiper veteran Hugo Lloris tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk menggagalkan serangan bertubi-tubi dari tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Vancouver Whitecaps meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-76 setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah.
"Bintang asal Jerman, Thomas Mueller, berhasil mengonversi hadiah penalti setelah dirinya dilanggar oleh bek LAFC, Yevhen Cheberko, di dalam area terlarang," kata Elisa Purnama, S.Sn., M.A.