TRENMEDIA.BIZ.ID - Spotify resmi memperkenalkan kembali fitur Running Mode yang dirancang khusus untuk memanjakan para penggemar olahraga lari. Inovasi ini hadir untuk memudahkan pengguna dalam menentukan musik pengiring tanpa harus menyusun playlist secara manual.
Dikutip dari Gadget, fitur ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan daftar putar musik berdasarkan durasi latihan, jenis aktivitas, hingga tempo lari yang diinginkan. Pengguna kini tidak perlu lagi direpotkan dengan pengaturan manual sebelum memulai sesi jogging mereka.
"Fitur ini memungkinkan pembuatan playlist yang dapat disesuaikan langsung dengan durasi, jenis latihan, serta tempo lari penggunanya," ujar Rizky Wahyudi, S.T., M.Env.
Untuk mendukung berbagai kebutuhan, pengembang telah menyediakan sekitar 25 preset playlist yang siap digunakan. Selain itu, terdapat opsi pengaturan mandiri yang mencakup genre musik, durasi, hingga ritme lagu atau Beats Per Minute (BPM).
Sistem aplikasi akan secara otomatis menyusun urutan lagu agar selaras dengan langkah kaki pengguna setelah parameter tersebut diatur. Fitur ini sangat mendukung beragam metode latihan, mulai dari interval, pyramid run, hingga steady run.
"Guna menambah dorongan semangat, Spotify menyematkan fitur opsi berupa voice prompts yang dapat menyampaikan instruksi maupun motivasi sepanjang sesi berolahraga," kata Rizky Wahyudi, S.T., M.Env.
Langkah ini merupakan upaya penyempurnaan dari fitur serupa yang pernah diluncurkan pada tahun 2015 silam. Versi terbaru kali ini menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya yang sempat dihentikan pada tahun 2018.
Saat ini, akses terhadap fitur Running Mode masih terbatas bagi pelanggan Spotify Premium yang menggunakan perangkat berbasis iOS. Wilayah jangkauannya pun masih terbatas di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia.
Pihak Spotify hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi mengenai jadwal perluasan fitur ke perangkat Android. Informasi terkait kapan fitur ini akan hadir di wilayah lain, termasuk Indonesia, masih belum tersedia.