TRENMEDIA.BIZ.ID - Sebuah insiden membahayakan terjadi pada gelaran Speed Fest #2, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting Seri ke-3 tahun 2026 yang berlangsung di GOR Satria, Purwokerto. Peristiwa tribun VIP yang ambruk tersebut terjadi pada Minggu, 26 Juli, dan menyebabkan puluhan penonton mengalami cedera.
Dikutip dari Detik Sport, insiden ini mengakibatkan sebanyak 90 orang penonton harus menerima perawatan medis segera. Data terbaru hingga Rabu, 29 Juli, menunjukkan adanya progres positif dalam proses pemulihan para korban yang dirawat di berbagai rumah sakit di Banyumas.
Terdapat penurunan jumlah pasien yang harus menjalani rawat inap secara signifikan. Jika pada tanggal 27 Juli tercatat ada 41 orang yang dirawat, maka per tanggal 29 Juli jumlah tersebut berkurang menjadi 16 orang saja.
Ketua Umum Pengurus IMI Pusat, Moreno Soeprapto, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa para penonton tersebut. Pihaknya kini tengah memprioritaskan pemberian bantuan medis yang maksimal bagi seluruh korban.
"Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga sembuh total. Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Banyumas, Polresta Banyumas, dan seluruh tim medis yang bergerak sangat cepat di lapangan," ujar Moreno.
Pihak IMI Pusat terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas terkait perkembangan kondisi para korban. Upaya pemulihan dilakukan secara terpadu guna memastikan seluruh penonton mendapatkan hak kesehatannya kembali.
Selain penanganan medis, Moreno menegaskan bahwa insiden ini menjadi momentum bagi organisasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Standar keselamatan dalam setiap ajang drifting akan ditinjau kembali agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi total bagi Pengurus IMI Pusat. Drifting telah tumbuh menjadi industri olahraga yang luar biasa di Indonesia, dan kami berkomitmen penuh untuk memperketat standar keselamatan agar ekosistem ini tetap aman, profesional, dan semakin maju bagi seluruh penikmat otomotif tanah air," tutup Moreno.