TRENMEDIA.BIZ.ID - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan resmi memperpanjang durasi operasi pencarian korban insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin. Keputusan ini diambil setelah upaya selama tujuh hari belum menemukan empat individu yang masih dinyatakan hilang.
Perpanjangan operasi pencarian ini kini telah memasuki hari kedelapan. Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmen tim gabungan dalam upaya menemukan seluruh korban yang belum teridentifikasi.
Penelusuran intensif dilakukan di wilayah perairan yang sangat luas. Area pencarian mencakup Selat Lombok, lokasi awal insiden, hingga meluas ke perairan di selatan Pulau Jawa.
Insiden kebakaran KMP Putri Yasmin dilaporkan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 212 orang dari lokasi kejadian. Upaya penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur dan sumber daya.
Dari total 212 orang yang berhasil dievakuasi, satu orang dinyatakan meninggal dunia. Kehilangan satu nyawa menjadi duka mendalam bagi keluarga dan seluruh pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, empat orang lainnya masih belum ditemukan. Keberadaan mereka masih menjadi misteri di tengah luasnya lautan.
"Keputusan untuk memperpanjang operasi pencarian ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak menyerah dalam menemukan keempat jiwa yang masih hilang," ujar salah satu perwakilan tim SAR gabungan, tanpa menyebutkan nama.
"Kami terus melakukan evaluasi dan penyisiran di setiap sudut perairan yang memungkinkan para korban berada. Kami berharap ada kabar baik dalam waktu dekat," tambahnya.
Dilansir dari TIMESINDONESIA.MY.ID, insiden kebakaran KMP Putri Yasmin ini menjadi perhatian serius bagi otoritas maritim dan tim penyelamat.
