TRENMEDIA.BIZ.ID - Kabar pasar otomotif Indonesia pada periode Januari hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa Toyota masih kokoh berada di puncak klasemen penjualan. Merek asal Jepang ini berhasil mencatatkan angka penjualan ritel sebanyak 150.933 unit.

Dominasi Toyota ini membawanya menguasai pangsa pasar sebesar 29,5 persen dari total penjualan ritel kendaraan di Tanah Air. Angka ini mencerminkan kepercayaan konsumen yang terus berlanjut terhadap produk-produk Toyota.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Gaikindo pada Selasa, 18 Agustus 2026, total penjualan ritel mobil nasional sepanjang tujuh bulan pertama 2026 mencapai 511.514 unit. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 12,3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pada bulan Juli 2026 sendiri, Toyota mencatat performa penjualan ritel yang positif dengan total 21.008 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan pada Juli 2025 yang tercatat sebanyak 20.185 unit.

Daihatsu menempati posisi kedua dalam daftar merek terlaris dengan membukukan penjualan ritel sebanyak 84.959 unit hingga akhir Juli 2026. Merek ini berhasil mengamankan pangsa pasar sebesar 16,6 persen, menunjukkan pertumbuhan sebesar 9 persen dari tahun sebelumnya.

Suzuki menyusul di peringkat ketiga dengan total penjualan ritel mencapai 42.436 unit. Merek ini menunjukkan kinerja yang impresif dengan pertumbuhan tahunan sebesar 27,5 persen, menguasai 8,3 persen pangsa pasar nasional.

Mitsubishi Motors menempatkan dirinya di posisi keempat dengan mencatat penjualan sebanyak 40.331 unit. Merek ini juga menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 8,2 persen dan menguasai 7,9 persen dari total pangsa pasar mobil nasional.

Salah satu merek yang menunjukkan lonjakan pertumbuhan paling signifikan adalah BYD. Penjualan ritel BYD melonjak drastis hingga 72 persen, dari 16.532 unit pada periode yang sama di tahun 2025 menjadi 28.428 unit pada Juli 2026.

Sementara itu, Honda mencatat penjualan ritel sebanyak 27.554 unit hingga Juli 2026. Angka ini mengalami penurunan sebesar 37,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 44.196 unit.