TRENMEDIA.BIZ.ID - VinFast Indonesia kini menggeser fokus strategi pemasarannya untuk kendaraan listrik (EV) dengan menekankan konsep Total Cost of Ownership (TCO). Pendekatan ini diklaim mampu memberikan penghematan biaya kepemilikan kendaraan secara optimal bagi konsumen.
Pabrikan asal Vietnam tersebut memberikan contoh konkret, di mana konsumen Indonesia yang memilih MPV 7 penumpang dengan skema battery subscription dan menempuh jarak 2.000 km per bulan selama lima tahun dapat merasakan potensi penghematan sebesar 21%. Angka ini dihitung jika dibandingkan dengan penggunaan kendaraan konvensional berbahan bakar bensin.
Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, menjelaskan bahwa keputusan pembelian konsumen modern tidak lagi hanya didasarkan pada harga awal kendaraan. Faktor-faktor seperti biaya operasional, perawatan rutin, hingga potensi nilai jual kembali kini menjadi pertimbangan utama dalam memilih mobil listrik.
"Memiliki mobil listrik itu bukan hanya memikirkan harga di awal. Tapi secara total berapa yang harus dikeluarkan dan berapa yang bisa dihemat," kata Rinaldi.
Pendekatan TCO ini mulai diperkenalkan oleh VinFast sejak Juni 2026 melalui program unggulannya, Drive Worry-Free. Respons dari konsumen disebut-sebut sangat positif, karena mereka mulai menyadari bahwa biaya kepemilikan sebuah kendaraan tidak semata-mata ditentukan oleh harga pembelian awal.
Perusahaan menghitung TCO ini dengan mempertimbangkan beberapa komponen kunci. Komponen tersebut meliputi biaya pengisian daya listrik, biaya perawatan berkala yang diperlukan, serta estimasi biaya kepemilikan selama periode empat hingga lima tahun penggunaan kendaraan.
Lebih lanjut, Rinaldi menambahkan bahwa potensi penghematan dapat semakin meningkat jika faktor nilai jual kembali kendaraan juga turut diperhitungkan dalam perhitungan. VinFast sendiri saat ini telah menawarkan program Resale Value Guarantee, yang memberikan jaminan nilai jual kembali kendaraan hingga 80% sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Program Drive Worry-Free sendiri dirancang dengan lima pilar utama yang menawarkan berbagai keuntungan menarik. Manfaat tersebut mencakup pengisian daya gratis hingga Maret 2029, langganan baterai gratis selama dua tahun pertama, akses ke jaringan stasiun pengisian daya V-GREEN yang kini berjumlah lebih dari 3.200 titik dan terus bertambah, serta dukungan layanan purnajual di lebih dari 100 titik layanan.
Pengamat otomotif, Yannes Martinus Pasaribu, turut memberikan pandangannya terkait tren persaingan di pasar kendaraan listrik. "Konsumen tidak lagi hanya mencari teknologi terbaru, tetapi juga memperhitungkan biaya kepemilikan dan kualitas layanan setelah pembelian," jelas Yannes.
