TRENMEDIA.BIZ.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Senin (10/8/2026) dengan catatan melemah, sebuah pergerakan yang kontras dengan mayoritas bursa saham di kawasan Asia yang justru menunjukkan tren penguatan.

Kondisi pelemahan IHSG ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengenai potensi berlanjutnya tren koreksi pada perdagangan hari berikutnya, Selasa (11/8/2026).

Para analis pasar modal pun memberikan pandangan mereka terkait prospek pergerakan IHSG di tengah sentimen negatif yang membayangi.

"IHSG berpotensi melanjutkan pelemahannya, menghadapi tekanan jual yang mungkin masih akan berlanjut," ujar seorang analis pasar modal, mengutip dari sumber berita asli.

Lebih lanjut, analis tersebut menyoroti adanya indikator teknikal yang perlu dicermati oleh para investor dalam mengambil keputusan.

"Pergerakan indeks yang menembus level support penting bisa menjadi sinyal awal dari koreksi yang lebih dalam jika tidak segera diantisipasi," kata analis yang sama, mengutip dari sumber berita asli.

Pihak analis juga memberikan rekomendasi kepada investor untuk tetap berhati-hati dan melakukan seleksi saham yang lebih ketat di tengah ketidakpastian pasar.

"Investor disarankan untuk tidak gegabah dalam melakukan pembelian dan lebih fokus pada saham-saham dengan fundamental kuat yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar," jelas analis tersebut, mengutip dari sumber berita asli.

Dikutip dari sumber berita asli, analisis ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pelaku pasar dalam menghadapi potensi pergerakan IHSG di hari perdagangan berikutnya.