TRENMEDIA.BIZ.ID - Awal bulan Agustus 2026 membawa kejutan bagi para investor logam mulia di tanah air. Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk (ANTM) mengalami penurunan cukup dalam pada perdagangan Sabtu (1/8/2026).

Berdasarkan data yang dipantau dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini terpantau anjlok sebesar Rp20.000 per gram. Perubahan ini menandai dinamika pasar yang cukup fluktuatif bagi para pemegang aset emas.

Dikutip dari Investor Daily, banderol harga emas saat ini berada di posisi Rp2.603.000 per gram. Angka tersebut mencerminkan koreksi harga setelah sebelumnya sempat menguat di level Rp2.623.000 per gram pada Jumat (31/7/2026).

Tren fluktuasi harga ini sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya. Pada Kamis (30/7/2026), harga emas Antam sempat mencatatkan kenaikan sebesar Rp15.000 menuju posisi Rp2.616.000 per gram.

"Nilai jual logam mulia tersebut mengalami penyusutan sebesar Rp20.000 per gram," ujar Ahmad Rasyid Wibowo, S.Sos., M.I.Kom.

Melihat rekam jejak historisnya, harga saat ini masih berada 17,83% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Rekor tersebut tercatat mencapai Rp3.168.000 per gram pada tanggal 29 Januari 2026 yang lalu.

Meski demikian, performa emas batangan Antam secara tahunan masih menunjukkan hasil yang positif. Jika dibandingkan dengan posisi 1 Januari 2026 yang sebesar Rp2.488.000 per gram, harga saat ini masih mencatat kenaikan sekitar 4,62%.

Perlu diperhatikan bahwa penurunan harga juga terjadi pada layanan jual kembali atau buyback. Antam memangkas nilai buyback sebesar Rp30.000, sehingga posisinya kini melorot ke level Rp2.368.000 per gram.

Setiap transaksi emas batangan juga tetap tunduk pada aturan perpajakan yang berlaku. Hal ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017 yang mengatur potongan pajak untuk setiap transaksi.