TRENMEDIA.BIZ.ID - AS Monaco menjalani pertandingan uji coba pramusim yang intens melawan Cercle Bruges di Centre de Performance, La Turbie, pada Jumat, 31 Juli 2026. Pertandingan ini digelar dengan format khusus, yakni berlangsung selama 4x30 menit.
Laga tersebut menarik perhatian karena dihadiri langsung oleh pemilik klub, Dmitry Rybolovlev. Pertemuan ini menjadi ajang bagi kedua tim untuk menguji kesiapan skuad sebelum memasuki musim kompetisi mendatang.
Cercle Bruges sempat tampil dominan di awal laga dengan mencetak dua gol melalui Steve Ngoura pada menit ke-16 dan Valy Konate pada menit ke-31. Valy Konate sendiri merupakan pemain yang saat ini sedang menjalani masa peminjaman dari AS Monaco.
AS Monaco berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Aleksandr Golovin pada menit ke-43. Memasuki babak kedua, Paris Brunner memastikan hasil imbang 2-2 setelah mencetak gol pada menit ke-90 berkat umpan dari Anis Soubeir.
"Sangat krusial bagi para pemain untuk mengumpulkan menit bermain agar kebugaran fisik mereka meningkat. Mengingat hampir semua pemain tampil selama 60 menit, saya rasa mereka menunjukkan perkembangan yang baik di aspek tersebut, apalagi intensitas pertandingannya sangat keras dan ketat," ujar Filipe Luis.
Mengenai jalannya pertandingan, sang pelatih menyoroti pola permainan lawan yang cukup merepotkan. "Kami mencoba membongkar pertahanan mereka dengan umpan-umpan pendek ke dalam, namun setiap kali mereka berhasil merebut bola, mereka memberikan ancaman nyata melalui serangan balik. Ini adalah ujian yang ideal karena kami akan menghadapi tim dengan karakteristik serupa di Ligue 1," kata Filipe Luis.
Dikutip dari sumber berita terkait, hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi krusial bagi tim pelatih Monaco. Mereka kini tengah bersiap menghadapi laga uji coba berikutnya melawan Getafe di Stade Louis-II pada Kamis mendatang.
Selain fokus pada laga uji coba, Monaco juga tengah mematangkan persiapan untuk laga kualifikasi Liga Konferensi pada 20 Agustus 2026. Fokus utama tim saat ini adalah membenahi sistem pertahanan dan transisi pemain.
"Masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk menerapkan gaya permainan yang saya inginkan. Saya percaya kami harus membangun koneksi yang lebih solid antarpenyerang, namun hal itu akan berkembang seiring dengan sesi latihan dan pertandingan berikutnya," ungkap Filipe Luis.