TRENMEDIA.BIZ.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin, menyambut baik rencana pemerintah untuk memperkuat anggaran dana darurat kebencanaan. Langkah ini dinilai krusial untuk kesiapan daerah menghadapi bencana alam.

Penguatan dana darurat ini akan diwujudkan melalui alokasi Transfer ke Daerah (TKD). Anggaran tersebut secara spesifik ditujukan bagi wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak bencana.

"Sebagai bangsa kita patut bersyukur bahwa APBN tahun depan akan mencapai 4000 sekian triliun Rupiah," ujar Sultan Bachtiar Najamudin. Pernyataan ini disampaikan dalam suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Acara peringatan HUT RI ke-81 yang menjadi momen penting ini diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta. Di tengah kemeriahan, isu penanganan bencana menjadi perhatian serius.

Keputusan pemerintah untuk meningkatkan kesiapan anggaran kebencanaan dianggap sangat penting dan krusial. Hal ini terutama berlaku bagi daerah-daerah yang kerap dilanda bencana alam.

Kesiapan anggaran yang memadai menjadi kunci utama dalam upaya penanganan bencana yang efektif. Selain itu, anggaran juga vital untuk proses pemulihan pasca-bencana.

Ketua DPD RI secara khusus menyoroti pentingnya alokasi dana ini bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Wilayah tersebut dikenal memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana alam.

"Langkah pemerintah ini sangat penting dan krusial, terutama bagi daerah-daerah yang saat ini tengah menghadapi situasi bencana alam," ujar Sultan Bachtiar Najamudin. Beliau menekankan urgensi penguatan dana darurat ini.

"Kesiapan anggaran menjadi kunci utama dalam penanganan dan pemulihan pascabencana," lanjut Sultan Bachtiar Najamudin. Ia menegaskan bahwa anggaran adalah fondasi utama dalam mitigasi dan pemulihan.