TRENMEDIA.BIZ.ID - Aset kripto XRP mencatatkan kenaikan tipis sebesar 1,07 persen dalam periode 24 jam terakhir pada Jumat, 31 Juli 2026. Pergerakan ini terpantau melalui data pasar global hingga pukul 10.01 WIB.

Dikutip dari Money, XRP diperdagangkan pada level 1,06 dollar AS atau setara dengan Rp 19.110. Nilai tukar tersebut dikonversi menggunakan acuan kurs sebesar Rp 18.022 per dollar AS.

Fluktuasi harga XRP sempat menunjukkan kenaikan sebesar 0,06 persen dalam hitungan satu jam terakhir. Namun, secara akumulasi mingguan, aset digital ini masih berada dalam tren pelemahan sebesar 2,50 persen.

"Pergerakan XRP selama 24 jam terakhir secara rata-rata berada pada posisi minus 1,35 persen," ujar Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.

Kondisi pasar sempat mengalami tekanan berat pada Jumat, 31 Juli 2026 pukul 22.55 WIB, di mana harga XRP sempat terperosok ke level 1,05 dollar AS. Memasuki sesi pagi, aset ini menunjukkan pemulihan tipis seiring dengan dinamika pasar yang terus berubah.

"Nilai aset digital ini perlahan bangkit tipis ke angka 1,06 dollar AS di tengah tingginya tekanan akibat arah kebijakan suku bunga acuan dari Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed," kata Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.

Secara global, nilai kapitalisasi pasar XRP kini tercatat berada di posisi 66,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 1,20 kuadriliun. Penurunan sebesar 1,91 persen dalam 24 jam terakhir ini mencerminkan kondisi pasar kripto yang sedang berada dalam tekanan luas.

"Penurunan XRP yang sempat menyentuh 1,91 persen dalam kurun 24 jam ini sejalan dengan tren pelemahan pasar kripto yang lebih luas," ungkap Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.

Para investor saat ini cenderung mengambil langkah hati-hati dengan menghindari risiko makro yang dipicu oleh ketidakpastian regulasi. Sentimen negatif ini diperkuat oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan moneter yang diambil oleh The Fed.