TRENMEDIA.BIZ.ID - Banyak rumah tangga sering menghadapi kendala buah pisang yang cepat menghitam dan membusuk setelah dibeli. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pelepasan gas etilen yang mempercepat proses pematangan buah secara alami.
Dikutip dari laman media yang memuat informasi terkait gaya hidup pada 1 Agustus 2026, terdapat solusi sederhana untuk mengatasi masalah tersebut. Penggunaan tisu menjadi metode yang disarankan untuk menjaga kesegaran pisang lebih lama.
Ada tiga metode utama yang bisa diterapkan, yakni membungkus pangkal tandan dengan tisu basah atau menggunakan tisu kering untuk menyerap kelembapan. Selain itu, pisang yang sudah dikupas juga bisa dibungkus tisu sebelum disimpan di dalam kulkas.
"Membungkus pisang dengan tisu adalah metode sederhana untuk memperlambat proses pematangan sehingga buah tidak cepat menghitam," ujar Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.
"Mengaplikasikan penutup pada bagian pangkal atau tandan dapat menghambat pelepasan gas etilen yang memicu pembusukan," kata Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.
Namun, terdapat peringatan penting bagi masyarakat sebelum menyimpan buah ini di lemari pendingin. Pastikan pisang sudah dalam kondisi matang sempurna agar kualitas rasa tetap terjaga dengan baik.
"Pastikan pisang sudah dalam kondisi matang sempurna sebelum masuk kulkas. Pisang mentah yang dimasukkan ke kulkas cenderung gagal matang dan rasanya berubah pahit," tutur Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.
Penerapan teknik ini dinilai sangat efektif untuk menekan penyebaran gas etilen di sekitar buah. Hal ini memungkinkan kesegaran pisang bertahan satu hingga dua hari lebih lama dibandingkan dengan metode penyimpanan biasa.
"Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, penyebaran gas etilen dapat ditekan sehingga kesegaran pisang dapat bertahan 1 hingga 2 hari lebih lama dibanding penyimpanan biasa," ungkap Irfan Pradipta, S.Sos., Ph.D.