TRENMEDIA.BIZ.ID - Perseteruan hukum antara raksasa teknologi Apple dan OpenAI kembali mencuat ke permukaan publik. Apple melayangkan tuduhan serius terkait dugaan pencurian rahasia dagang dalam pengembangan perangkat keras (hardware) yang sedang dilakukan oleh OpenAI.

Dikutip dari Detik iNET, Apple menuding OpenAI menjalankan skema perekrutan karyawan khusus untuk mendapatkan informasi rahasia perusahaan. Apple mengklaim bahwa fondasi bisnis hardware OpenAI dibangun di atas data-data yang mereka anggap telah dicuri.

Proyek pengembangan hardware ini disebut-sebut melibatkan mantan desainer ternama Apple, Jony Ive. Meski nama Jony Ive tidak tertuang secara resmi dalam gugatan, keterlibatannya menjadi sorotan utama dalam perselisihan ini.

Menanggapi tuduhan tersebut, Presiden OpenAI Greg Brockman memberikan bantahan tegas saat diwawancarai oleh Joanna Stern. Ia menyatakan bahwa perusahaannya sama sekali tidak memiliki ketertarikan untuk mengambil rahasia dagang milik pihak lain.

"Saya akan mengatakan bahwa kami tidak tertarik dengan rahasia dagang perusahaan lain," ujar Greg Brockman.

Brockman menambahkan bahwa seluruh operasional dan inovasi yang dihasilkan OpenAI murni lahir dari gagasan internal perusahaan. Ia menegaskan bahwa timnya bekerja secara mandiri tanpa bergantung pada kekayaan intelektual milik pihak luar.

"Kami sangat inovatif. Kami memikirkan berbagai hal dari sudut pandang kami sendiri. Dan itulah cara kami beroperasi dan itulah yang kami lakukan," kata Greg Brockman.

Terkait desas-desus mengenai peluncuran hardware perdana berupa speaker pintar portabel, pihak OpenAI masih enggan memberikan detail tanggal rilis. Namun, mereka memastikan bahwa perencanaan produk jangka panjang tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Ini masih dalam proses litigasi aktif, jadi bukan sesuatu yang ingin saya bicarakan, tetapi yang bisa saya katakan adalah kami berkomitmen pada peta jangka panjang dan kami fokus pada pengembangan dan teknologi kami sendiri. Itulah yang kami minati," ungkap Greg Brockman.