TRENMEDIA.BIZ.ID - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu dinamika geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah. Perusahaan ritel perlengkapan rumah tangga ini justru gencar melanjutkan ekspansi bisnisnya.

Target pembukaan sejumlah gerai baru menjadi bukti keyakinan MR DIY untuk terus tumbuh. Hal ini disampaikan dalam sesi media briefing yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (10/8).

Deputy Head of Purchasing MR DIY Indonesia, Natalia Hana Refinawati, menyatakan bahwa kenaikan harga barang impor belum terlalu dirasakan dampaknya oleh perusahaan hingga saat ini. Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi global secara cermat.

"Kita masih pantau. Sampai sekarang sebenarnya kita belum terlalu terdampak sama dinamika," ujar Natalia Hana Refinawati.

Perkembangan kondisi global tersebut dinilai belum memberikan tekanan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Laporan keuangan semester I 2026 menunjukkan pendapatan MR DIY justru melonjak 24,5%.

Pendapatan dan laba perusahaan secara keseluruhan tercatat mengalami pertumbuhan positif. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi MR DIY berjalan efektif.

Di tengah ketidakpastian ekonomi, MR DIY mengandalkan strategi utama yaitu menawarkan produk yang sesuai dengan daya beli masyarakat. Konsep "hemat, lengkap, dan dekat" menjadi kunci perusahaan menjaga relevansi dengan pelanggan setianya.

Natalia Hana Refinawati melihat tren konsumen saat ini semakin mengutamakan produk yang memiliki nilai guna tinggi dengan harga terjangkau atau value for money. Hal ini menjadi peluang besar bagi MR DIY mengingat mayoritas produknya adalah kebutuhan sehari-hari.

"Yang dicari adalah produk-produk yang value for money. Seperti MR DIY. Jadi kami lihat kenapa memang justru malah dicari dan dibutuhkan," kata Natalia Hana Refinawati.