TRENMEDIA.BIZ.ID - Cuaca panas ekstrem yang melanda dalam durasi panjang sering kali memberikan dampak buruk bagi kesehatan tanaman di pekarangan rumah. Kondisi lingkungan yang terik dapat memicu stres pada tanaman akibat kehilangan cadangan air secara cepat melalui proses penguapan.
Dilansir dari artikel yang diterbitkan oleh kanal gaya hidup, fenomena ini menuntut pemilik rumah untuk lebih waspada terhadap kondisi media tanam. Tanaman yang biasanya cukup disiram sekali sehari mungkin kini membutuhkan perhatian ekstra agar tidak layu atau mati.
Terdapat tujuh jenis tanaman spesifik yang diketahui memiliki kebutuhan air lebih tinggi dibandingkan tanaman lainnya saat suhu udara melonjak drastis. Mengenali karakteristik tanaman ini menjadi kunci utama dalam upaya mempertahankan keindahan kebun di tengah gelombang panas.
"Dengan memahami kebutuhan penyiraman setiap tanaman, kebun dapat tetap hijau, subur, dan bermekaran meski berada di tengah musim kemarau atau gelombang panas," ujar Dewi Larasati, S.Pd., M.Sos.