TRENMEDIA.BIZ.ID - PT Sharp Electronics Indonesia meresmikan peluncuran inovasi terbarunya, Sharp Airest, pada Rabu (5/8/2026) di Jakarta. Dikutip dari Detik iNET, perangkat ini menggabungkan fungsi pendingin ruangan sekaligus penjernih udara dan menjadi AC pertama di dunia dengan standar filter MERV 14.
Sistem perpaduan filter MERV 14 dan teknologi Plasmacluster Ion pada perangkat ini mampu menyaring hingga 99 persen partikel debu serta alergen. Pelepasan ion positif dan negatif membuat proses pembersihan udara berjalan lebih efektif dan cepat.
"Dalam pengujian, perangkat ini mampu membersihkan 99 persen debu dalam waktu 12 menit, sementara AC konvensional hanya mencapai 40 persen dalam waktu yang lebih lama," kata Yudha Eka Putra selaku PSG Manager for AC and Air Purifier PT Sharp Electronics Indonesia.
Demi memudahkan pengguna dalam perawatan rutin, posisi filter diletakkan di bagian atas unit pendingin udara. Pembersihan filter cukup menggunakan pembersih vakum, serta memiliki daya tahan hingga dua tahun penggunaan normal.
Pemantauan kondisi kebersihan udara dalam ruangan juga ditampilkan secara langsung melalui indikator kualitas udara. Perangkat akan secara otomatis memberikan notifikasi kepada pengguna ketika kualitas udara menurun atau saat filter sudah waktunya diganti.
Sharp Airest hadir dalam kapasitas 1,5 PK dengan konsumsi daya listrik standar sebesar 960 Watt. Kehadiran teknologi inverter dan Eco Mode membuat konsumsi daya listrik perangkat dapat ditekan hingga mencapai 200 Watt saja.
Dukungan teknologi AIoT memungkinkan pengguna mengendalikan seluruh fungsi AC melalui aplikasi di ponsel pintar. Fitur pintar ini memudahkan pengguna untuk mengatur suhu, memantau daya listrik, serta mengoperasikan unit dari jarak jauh.
"Perangkat ini dilengkapi fitur otomasi berbasis lokasi yang memudahkan pengguna, misalnya ketika ingin kamar sudah dingin saat tiba di rumah," ujar Yudha Eka Putra.
"Sistem akan mendeteksi lokasi pengguna dan menyalakan AC secara otomatis saat berada pada jarak sekitar 10 kilometer sebelum sampai di rumah," kata Yudha Eka Putra.