TRENMEDIA.BIZ.ID - Spotify resmi memperkenalkan fitur terbaru bernama Running Mode untuk memanjakan para pengguna yang gemar berolahraga, khususnya kegiatan lari. Inovasi ini hadir sebagai bagian dari ekosistem Fitness Hub yang sebelumnya telah diluncurkan oleh perusahaan pada April lalu.
Saat ini, fitur tersebut baru dapat diakses secara terbatas pada aplikasi Spotify di perangkat iOS. Wilayah yang sudah mendapatkan pembaruan ini meliputi Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia.
Pengguna diberikan akses ke 25 preset yang menggabungkan berbagai jenis olahraga dengan genre musik tertentu. Selain itu, terdapat opsi personalisasi mendalam seperti pengaturan metode latihan, durasi, hingga pemilihan tempo musik berdasarkan beat per minute (BPM).
Setelah parameter yang diinginkan diatur, Spotify akan segera menyusun daftar putar secara otomatis. Sistem akan memastikan transisi antar lagu berlangsung mulus agar tempo musik tetap selaras dengan ritme aktivitas fisik pengguna.
"Apakah Anda sedang berlatih untuk lomba lari, jogging santai, atau sekadar berjalan dengan motivasi lebih, Mode Lari membantu Anda menghabiskan lebih sedikit waktu mencari musik yang tepat dan lebih banyak waktu untuk berolahraga," ujar Spotify seperti yang dikutip dari detikINET.
Teknologi di balik fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai pengembangan dari fitur Prompted Playlist yang dirilis tahun lalu. Pihak Spotify mencatat bahwa tema olahraga merupakan salah satu kategori konten yang paling banyak diminati oleh komunitas penggunanya.
Selain menyusun daftar lagu, fitur ini juga mampu menyisipkan panduan audio sesuai tahapan lari. Pengguna akan mendapatkan dorongan motivasi tanpa harus merasa terganggu oleh musik yang sedang diputar.
Meski demikian, terdapat keterbatasan bahasa bagi pengguna di wilayah peluncuran saat ini. Fitur canggih tersebut diketahui baru mendukung bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam panduan audionya.
Kehadiran fitur ini menjadi langkah strategis bagi Spotify pasca penghentian integrasi dengan aplikasi Strava. Langkah ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif bagi para pelari agar tetap bisa menikmati musik dengan optimal saat beraktivitas.