TRENMEDIA.BIZ.ID - Paris Saint-Germain (PSG) secara resmi memulai langkah negosiasi dengan Ajax Amsterdam untuk mendapatkan penyerang sayap berbakat, Mika Godts. Upaya ini dilakukan klub raksasa Prancis tersebut untuk memperkuat lini depan mereka pada bursa transfer musim panas 2026. Dikutip dari artikel asli, langkah tersebut diambil setelah PSG mencapai kesepakatan pribadi dengan pemain berusia 21 tahun itu.

Penasihat olahraga PSG, Luis Campos, telah mengadakan pertemuan langsung dengan Godts di Porto untuk memaparkan proyek masa depan klub. Sang pemain dikabarkan menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan juara Eropa tersebut, meski menyadari adanya persaingan ketat dalam skuad asuhan Luis Enrique.

PSG mengalihkan fokus mereka kepada Godts setelah gagal merekrut penyerang RB Leipzig, Yan Diomande, yang lebih memilih bergabung dengan Real Madrid. Selain itu, langkah ini diambil di tengah kabar ketertarikan klub Premier League, Liverpool, terhadap pemain PSG lainnya, yakni Bradley Barcola.

Mika Godts menunjukkan performa impresif musim lalu bersama Ajax dengan mencatatkan 17 gol dan 12 assist di Eredivisie. Berkat kontribusi tersebut, pemain dengan tinggi 1,76 meter ini berhasil meraih gelar penghargaan Pemain Muda Terbaik tahunan.

Namun, Ajax Amsterdam memberikan respons tegas terkait masa depan pemain andalannya tersebut. Pihak manajemen klub Belanda mematok harga transfer sebesar 60 juta euro atau setara 51 juta poundsterling dan berupaya mempertahankan Godts setidaknya satu musim lagi.

"Saya rasa golnya bahkan lebih indah karena dia memulainya dari posisi berhenti sementara saya sedang berlari, tetapi keduanya sama-sama luar biasa," ujar Mika Godts.

Terkait rumor harga jualnya yang tinggi, Godts menanggapi hal tersebut dengan nada candaan. "Berapa pun yang bersedia dibayar oleh orang gila," kata Mika Godts.

Saat disinggung mengenai potensi nilai transfer sebesar 75 juta euro, ia memberikan jawaban yang cukup santai. "75 juta? Boleh, saya setuju dengan itu!" ujar Mika Godts.

Di sisi lain, karier internasional Godts sempat mengalami kendala saat ia dicoret dari skuad Piala Dunia oleh mantan pelatih timnas Belgia, Rudi Garcia. Keputusan itu didasari oleh ketatnya persaingan di posisi sayap kiri tim nasional.